Pages

cari disini

Showing posts with label bagian bangunan. Show all posts
Showing posts with label bagian bangunan. Show all posts

Wednesday, 16 September 2015

Bantalan Rel

Bantalan rel kereta api adalah tempat rel bertumpu dan diikat dengan penambat, maka dari itu harus cukup kuat untuk menahan beban kereta api yang berjalan diatas rel. Bantalan dipasang melintang rel pada jarak antara bantalan yang satu dengan lainnya sepanjang 60cm.

Jenis Bantalan
Bantalan Kayu


Bantalan ini merupakan bantalan yang pertama sekali digunakan dalam dunia perkerta apian, dam dihgunakan di jembatan karena kayu lebih elastis dari beton. Kelemahan dari bantalan kayu adlah daya tahan yang tidak terlalu lama, terutama pada daerah yang memiliki kelembapan dan curah hujan tinggi.

Bantalan Baja
Bantalan ini terbuat dari plat baja biasanya dipasang pada lengkungan, tidak pada keseluruhan lintasan kereta api karena harganya lebih mahal dari harga beton

Bantalan Beton
Bantalan yang terbuat dari beton bertulang prategang, padabantalan beton juga digunakan angker penamabat. Keunggulan dari bantalan ini adalah daya tahan terhadap cuaca lebih baik dari bantalan kayu

Bantalan Slab
Bantalan ini adalah bantalan yang langsung menjadi satu dengan badan jalan yang di cor dalam bentuk slab. Pengerjaan harus sangat teliti untuk mendapatkan hasil yang optimal. Investasi untuk pembangunan lintasan dengan bantalan slab lebih besar dari bantalan beton atau baja, namun biaya perawatannya jauh lebih rendah. Tipe bantalan ini dibangun untuk lintasan kereta api cepat, lintasan yang arus kereta apinya tinggi

Tuesday, 15 September 2015

Rel

Rel adalah logam batang untuk landasan jalan kereta api atau kendaraan sejenis seperti trem dan sebagainya. Rel mengarahkan atau memandu kereta api tanpa memerlukan pengendalian. Rel merupakan 2 batang logam kaku yang sama panjang dipasang pada bantalan sebagai landasan. Rel-rel diikat pada bantalan dengan dengan menggunakan paku rel, skrup penambat, atau penambat e, sepeti penambat pandrol.
Jenis penambat yang digunakan bergantung pada jenis bantalan yang digunakan. Paku ulir atau paku penambat digunakan pada bantalan kayu, sedangkan penambat "e" digunakan untuk bantalan beton atau semen. Rel biasanya dipasang diatas badan jalan yang dilapis dengan batu kericak atau dikenal sebagai balast, dengan fungsi menahan getaran dan benturan rel akibat beratnya kereta api, untuk rel dijembatan digunakan bantalan kayu kerena lebih elastis.

Penyambungan Rel
Las kilatan Listrik
penyambungan ini dilakukan dengan mendekatkan ujung dua potong rel yang akan dilas yang telah diberi muatan listrik dengan arus yang sangat besar, sehingga ketika terjadi kontak akan muncul kilatan listrik yang akan memanaskan dan melelehkan ujung kedua rel yang akan dilas tersebut.

Las Termit
Salah satu cara yang biasa digunakan adalah dengan las termit di lokasi sehingga bisa menjadi rel yang menerus. Pengelasan menggunakan las termit dengan menggunakan bahan kimia senyawa besi yang ditempatkan diantara kedua rel kemudian bahan tersebut direaksikan pada suhu sampai mencairkan bahan kimia tersebut dan menyambung rel tersebut. Sisa hasil reaksi kimia tersebutkemudian dipotong dan diratakan dengan rel.

Sambungan Baut
Pada sambungan ini digunakan suatau penyangga yang disebut fish plate, yang dijepitkan pada 4 atau 6 baut pada kedua rel yang disambung.

Monday, 14 September 2015

Stasiun Kereta Api

Stasiun kereta adalah tempat untuk menaikan atau menurunkan penumpang yang menggunakan kereta, tidak hanya stasiun kereta dahulu juga dikenal dengan halte kereta api yang memiliki fungsi hampir sama dengan stasiun kereta api. Untuk daerah/kota yang baru dibangun mungkin stasiun portable bisa dipergunakan untuk stasiun kereta.

stasiun portebel
Jalur Rel
Stasiun kecil memiliki 3 jalur rel kereta api yang menjadi satu pada ujung-ujungnya. Penyatuan jalur-jalur tersebut diatur dengan alat pemindah jalur yang dikendalikan dari ruang PPKA. Selain sebagai tempat pemberhentian kereta api, stasiun juga berfungsi bila terjadi persimpangan antar kereta api sementara jalur lainnya digunakan untuk keperluan cadangan dan langsir. 




Pada halte biasanya tidak dilengkapi jalur tambahan dan juga percabangan, pada masa lalu, setiap stasiun memiliki pompa dan tangki air serta jembatan putar yang dibutuhkan pada masa kereta api masih ditarik dengan lokomotif uap. Keberadaan stasiun kereta api umumnya bersamaaan dengan keberadaan sarana kereta api.

Peron Setasiun
Peron merupakan tempat naik turun penumpang distasiun, jadi peron adalah lantai pelataran tempat para penumpang naik turun dan jalur rel melintas pada stsiun. Skarang ada 2 macam kontruksi lantai peron, yaitu lantai peron yang dibangun sebelum perang dunia ke-2 biasany dengan lantai rendah, sedangkan bentuk kedua adalah yang dibangun setelah proklamasi umumnya dengan lantai modifikasi yang ditinggikan.

Fasilitas yang terdapat di stasiun kereta api

  • Ruang kepala stasiun
  • Peron atau ruang tunggu
  • Tempat penjualan tiket, tempat informasi
  • Tempat parkir di sekitar stasiun
  • Ruang PPKA (Pengaturan perjalanan kereta api) beserta peralatannya. seperti wesel (alat pemindah jalur), sinyal, telegraf, telepon, dan lain sebagainya.
Artikel diatas merupakan artikel mengenai stasiun kereta api, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk pembaca, terimakasih.

Sunday, 13 September 2015

Bandara

Bandara merupakan singkatan dari Bandar Udara atau biasanya juga disebut pelabuhan udara merupakan sebuah fasilitas tempat pesawat terbang dapat lepas landas atau mendarat. Sebuah bandar udara yang paling sederhana minimal harus memiliki sebuah landasan pacu namun biasanya bandara-bandara besar dilengkapi dengan fasilitas lain, baik untuk operator penerbangan ataupun penggunanya. 


Menurut Annex 14 dari ICAO (International Civil Aviation Organization) bandara adalah area tertentu di daratan atau perairan (termasuk bangunan, instalasi, dan perawatan) yang diperuntukan baik untuk secara keseluruhan atau sebagian untuk masyarakat. 

Definisi bandara menurut PT. (Persero) Angkasa Pura adalah "lapangan udara, termasuk segala bangunan dan peralatan yang merupakan perlengkapan minimal untuk menjamin tersedianya fasilitas bagi angkutan udara untuk angkutan masyarakat.

Fasilitas Bandar Udara
Sisi Darat (Land Side)

  • Terminal Bandar Udara
  • Parkir kendaraan
  • Curb
Sisi Laut(Sea Land)
  • Runway
  • Apron
  • Air Traffic Control
  • Air Rescue Service
  • Fuel Service

Friday, 11 September 2015

Pelabuhan

Sebelum kita membahas tentang pelabuhan, terlebih dahulu kita tahu atau paham apa yang dimaksud kepelabuhan. Jadi, kepelabuhan merupakan sesuatunyang berhubungan atau berkaitan dengan segala kegiatan penyelenggaraan kegiatan pelabuhan serta kegiatan yang lain untuk melaksanakan fungsi pelabuhan guna menunjang kelancaran pelabuhan tersebut.






Dalam hal menunjang kelancaran kegiatan dipelabuhan termasuk untuk kelancaran arus lalu lintas kapal, para penumpang, dan barang, keselamatan disaat berlayar, mendorong peningkatan perekonomian nasional serta suatu daerah serta tidak kalah pentingnya keamanan serta ketertiban pelabuhan itu sendiri.

Terdapat 2 macam istilah yang terdapat di Indonesia yang berkaitan dengan arti pelabuhan dan bandar. Pelabuhan adalah fasilitas yang ada di ujung samudra, sungai, atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo atau penumpang kedalamnya. Pelabuhan biasanya memiliki fasilitas yang dirancang khusus untuk memuat dan membingkar muatan kapal-kapal yang berlabuh.

Bandar merupakan tempat dimana pelabuhan yang terlindung pada gelombang serta angin yang ditempati kapal untuk berlabuh. Selain pengertian yang sudah dijelaskan diatas banyak refrensi mengenai pelabuhan.

  1. Pelabuhan merupakan suatu wilayah yang terdiri atas daratan, perairan dengan batas tertentu sebagai tempat untuk melakukan kegiatan pemerintah dan ekonomi yang digunakan untuk tempat bersandarnya kapal, berlabuhnya kapal, naik atau turunnya penumpang, bongkar muat barang yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas keselamatan pelayaran dan kegiatan penunjang serta sebagai tempat perpindahan.
  2. Pelabuhan adalah sebagai tempat berlindung dari berbagai gerakan gelombang laut, sehingga dalam melakukan aktifitas bongkar muat dapat dilaksanakan dengan aman.
  3. Pelabuhan merupakan pintu gerbang dan dapat memperlancar hubungan antar daerah dan pulau atau bahkan benua dan bangsa.
Tulisan  yang terdapat diatas merupakan beberapa pengertian secara umum tentang apa itu pelabuhan. semoga artikel ini dapat bermanfaat, terimakasih.

Thursday, 3 September 2015

Dermaga

Indonesia merupakan negara kepulauan yang dipisahkan oleh laut-laut maka dari itu diperlukan adanya sarana transportasi yang dapat menghubungkan pulau-pulau yang ada di Indonesia. Tranportasi laut maupun transportasi udara menjadi pilihan yang efektif untuk transportasi yang mendukung penyebrangan dari satu pulau kepulau lain.

transportasi Laut menjadi pilihan yang lebih populer untuk pengiriman barang dari satu pulau ke pulau yang lain di bandingkan tranportasi udara. Tranportasi laut seperti kapal bisa lebih banyak mengangkut penumpang di bandimgkan pesawat walaupun jarak tempuhyang cukup lama dibandingkan dengan pesawat.



Banyaknya penyebrangan laut yang menggunakan kapal perlu diimbangi dengan pembangunan fasilitas dipelabuhan sebagai fasilitas untuk penumpang kapal ataupun untuk tempat diturunkannya peti kemas dan untuk menerima kapal. Pada pelabuhan tersebut ada yang disebut dengan dermaga yang menjadi tempat bersandarnya kapal-kapal.

Dermaga adalah tempat dimana kapal ditambatkan di pelabuhan. Di dermaga tempat dilaksanakannya aktifitas bongkar muat barang dan penumpang dari dan ke dalam kapal. Pada dermaga juga dilakukan aktifitas pengisian bahan bakar untuk kapal, air minum, air bersih, saluran untuk air kotor atau limbah yang akan diproses lebih lanjut di pelabuhan.

Tipe Dermaga
Dermaga Quai Wall
Terdiri dari struktur yang sejajar pantai, berupa tembok yang berdiri diatas pantai kontruksi sheet pile baja/beton atau caisson beton. Biasanya dilokasi pantai tidak landai yang sering disebut dengan pelabuhan alam sehingga kedalaman yang diinginkan tidak terlalau jauh dari garis pantai
Dermaga system jetty
Dermaga ini bisa berupa dermaga apung yang umumnya digunakan untuk kapal-kapal penumpang pada dermaga angkutan sungai atau danau yang tidak membutuhkan kontruksi yang kuat yang akan menahan muatan barang yang diangkut dengan kapal
Dermaga dolphin
Tempat sandar kapal berupa dolphin di atas tiang pancang, Biasanya di lokasi dengan pantai yang landai, diperlukan jembatan trestel sampai kedalaman yang dibutuhkan.

Jenis Dermaga

  • Dermaga barang umum, adalah dermaga yang diperuntukan untuk bongkar muat barang umum keatas kapal
  • Dermaga peti kemas, dermaga yang khusus diperuntukan untuk bongkar muat peti kemas. Bongkar muat peti kemas bias nya menggunakan kran (crane)
  • Dermaga curah, adalah dermaga yang khusus digunakan untuk bongkar muat barang curah yang biasanya menggunkan ban berjalan (conveyor belt)
  • Dermaga khusus, dermaga yang digunakan untuk mengangkut barang khusus, seperti bahan bakar minyak, bahan bakar khusus dan lain sebagainya.
  • Dermaga marina, dermaga yang digunakan untuk kapal pesiar, speed boat
  • Dermaga kapal ikan, demaga yang digunakan oleh kapal ikan.

Tuesday, 1 September 2015

Jembatan Rangka Batang

Jembabtan rangka batang adalah jembatan yang terdiri dari batang-batang (biasanya batang lurus) yang dihubungkan dengan hubungan sendi sehingga membentuk rangka segitiga yang akan mengalami tegangan akibat dari gaya tarik, gaya tekan, atau bahkan kadang-kadang keduanya jika terkena beban-beban dinamis.





Jembatan rangka batang merupakan salah satu tipe jembatan tertua diantara jembatan-jembatan masa kini. Tipe struktur jembatan mudah didesain dengan biaya yang murah untuk dibangun karena efisien dalam penggunanan bahan-bahan kontruksi. Untuk keperluan analisis struktur umumnya jembatan-jembatan rangka batang ditinjau sebagai batang-batang yang dihubungkan dengan sambungan sendi.

Analisis yang lebih rumit mungkin harus dilakukan jika sambungannya dibuat kaku sehingga menyebabkan momen pada batang yang relatif besar. Jembatan rangka batang jarang terlihat memiliki estetika yang baik, namun untuk jembatan dengan rangka yang panjang dan besar faktor tersebut tidak begitu ketara karena pengaruh visual dalam skala besar.

Keuntunagan dari jembatan-jembatan rangka batang adalah ringan, kuat, menggunakan batang-batang yang pendek,ekonomis. Jembatan ini memiliki kekuatan yang bagus karena mereka terbuat dari segitiga-segitiga yang disusun satu dengan lainya. keuntungan lain dari jembatan ini adalah jembatan dapat dibangun pada tempat yang memadai, setelah selesai diangkut lalu dipasang pada tempat yang dimaksud, namun ini tidak selalu dapat dilakukan.

Jembatan rangka batang sangat cocok digunakan untuk jembatan yang membentang diatas jalan atau rel kereta, karena dapat meminimalkan gangguan pada lalu lintas jalan atau rel kerata. Bentuk jembatan rangka batang yang dikenal luas antara lain bentuk rangka batang Warren (warren truss), rangka batang Pratt (pratt truss), rangka batang Howe (howe truss).

Jembatan Gerbang Tertekan

Jembatan dengan bentuk ini adalah jembatan yang paling awal yang dapat merintangi jarak yang jauh menggunakan batu bata ataupun konkrit. Bahan-bahan ini boleh menerima tekanan yang tinggi namun tidak boleh menahan tegangan yang kuat. Jembatan ini berbentuk pintu gerbang, maka seberang tekanan menegak akan turut menghasilkan tekanan mendatar di puncak gerbang itu.

Dalam kebanyakan jembatan  gerbang, jalan di letakan diatas struktur gerbang itu. Saluran air, orang-orang Roma dahulu menggunakan kaedah untuk menyusun beberapa jembatan gerbang, dari jembatan panjang ke jembatan pendek apabila ketingian ditambahkan, untuk mencapai ketinggian sambil mengekalkan ketegaran struktur itu, dengan mengelakkan pembinaan elemen menegak yang tinggi dan langsins.

Kebanyakan jembatan gerbang tertekan moden di buat dengan konkrit diperkuat, dalam pembuatannya pendukung sementara bisa didirikan untuk mendukung bentuk jembatan itu, apabila konkrit telah mengeras barulah pendukung sementara itu dibuang. Salah satu variasi jembatan jenis ini adalah apabila gerbang jembatan itu naik lebih tinggi dari jalan, dalam kasus ini kabel tembaga menghubungkan jalan dengan gerbang itu.

Jembatan Kabel Penahan

Seperti jembatan gantung jembatan kabel penahan ditahan dengan menggunakan kabel, yang membedakan kabel penahan dengan jembatan gantung adlah bahwa pada sebuah jembatan kabel penahan jumlah kabel penahan yang dibutuhkan lebih sedikit dan menara jembatan kabel yang lebih pendek. 



Kelebihan jembatan ini dibandingkan jembatan gantung adalah tambatan yang kukuh diujung jembatan untuk menahan tarikan kabel tidak diperlukan. Hal ini disebabkan oleh geladak jembatan itu senantiasa berada di dalam keadaan tekanan. Ini menjadikan jembatan ini menjadi pilihan ke-2 yang keadaan tanahnya kurang baik, asalkan menaranya dapat di pasak dengan baik.

Cable stayed terdiri dari 3 komponen utama yaitu, bagian angker (anchored section), bagian bebas (fredoom section), dan bagian antar (transition section). Jembatan kabel penahan pertama dirancang pada tahun 1784 oleh CT Loescher. Jembatan kabel penahan terpanjang didunia saat ini ialah jembatan sutong yang melintas diatas sungai Yangtze di China. 

Jembatan Tol

Jembtan tol adalah jembatan yang dimana yang melewati jembatan tersebut harus membayar. Sejarah praktik pemungutan pada jembatan kemungkinan bermula bahwa dahulu orang harus membayar ketika menumpang perahu saat menyebrangi sungai. Ketika perahu tidak lagi dapat menampung muatan yang besar, operator penyebrangan sungai mencari sumber penerimaan lain yakni dengan membangun jembaan.





Di Indonesia sendiri pernah terdapat 2 jembatan tol, yang pertama adalah jembatan tol Citarum rajamandala, dan jembatan tol Mojokerto. Jembatan tol Citarum Rajamandala melintasi sungai Citarum. Jembatan Mojokerto dengan panjang jembatan mencapai 1 km meintasi sungai Brantas, dikelola oleh PT JASA MARGA, namun sejak tahun 2003 jembatan tersebut telah ditetapkan sebagai jembatan tanpa tol.

Beberapa jembatan tol ang ada diluar negeri diantaranya jembatan london dulunya merupakan jembatan tol namun sekarang sudah tidak lagi. Di Skotlandia, parlemen Skotlandia membeli jembatan Skye dari pemiliknya pada akhir tahun 2004, yang mengakhiri membayar tol yang cukup mahal untuk menyebrang dari pulau Brytania ke pulau Skye.

Monday, 31 August 2015

Jembatan Gantung (suspension bridge)

Jembatan gantung dalah jembatan yang menggunakan tumpuan ketegangan kabel dari pada tumpuan samping. sebuah jembatan gantung biasanya memiliki kabel utama (kabel baja atau rantai yang lainnya) berlabuh disetiap ujung jembatan. setiap beban yang diterapkan ke jembatan berubah menjadi ketengangan pada kabel utama.



Pada awalnya jembatan gantung memliki kabel berlabuh ditanah dikedua ujung jembatan, tetapi beberapa jembatan suspensi yang modern jangkar kabel ke ujung jembatan itu sendiri. Jembatan gantung awalnya tidak memiliki menara.

Sekarang ini jembatan gantung bertumpu pada kabel vertikal yang terikat pada tali antara menara tumpuan. Setiap beban yang diterapkan ke jembatan berubah menjadi ketegangan dalam kabel utama. Jembatan suspensi awalnya memiliki kabel berlabuh ditanah dikedua ujung jembatan. Beberapa jembatan suspensi yang modern jangkar kabel ke ujung jembatan itu sendiri. Jembatan suspensi awalnya tidak memiliki menara atau dermaga, tapi ini ada disebagian besar pada jembatan suspensi yang lebih besar.

Jembatan Penyangga

Jembatan penyangga adalah jembatan yang biasnya digunakan untuk mengatasi maslah pembuatan apabila keadaan tidak praktikal untuk menahan beban jembatn dari bawah semas pembuatan. Disebabkan karena ia agak keras atau tidak mudah bergoyang, ini sesuai digunakan untuk membawa landasan kereta api.



Kelebihan jembatan ini adalah ia boleh dibina dengan hanya menggunakan caisson sementara, ini dilakukan dengan membuat kedua-dua bagian sekaligus untuk memastikan keseimbangan jembatan tersebut. Kebanyakan jembatan penyangga menggunakan struktur yang serupa, setiap satu dengan satu menara dan dua penyangga yang terjulur keluar.

Lalu apa bila siap jembatan itu akan ditambah diujungnya untuk menghindari penyangga tadi terjungkit, dan menghasilkan celah yang lebar diantara kedua penyangga tadi. Kemudian satu jalan yang telah siap dibina pertama-tama diangkat dan diletakkan ditengah-tengah jembatan itu menggunakan kabel untuk menyambung kedua bagian tersebut.

Prinsip penyangga ini dapat digunakan untuk pembuatan jembatan gerbang tertekan. dalam banyak pembuatan jembatan jarak jauh medern, menara dan kabel sementara digunakan untuk menahan bagian-bagian gerbang yang dibuat secara bertingkat. Cara ini lumayan sama dengan pembuatan jembatan kabel penahan. Penggunaan menara sementara ini mengurangi jumlah bahan yang di perlukan dan memudahkan perancangan.

Friday, 28 August 2015

Trotoar

Trotoar merupakan jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keselamatan para pejalan kaki. Perku tidaknya trotoar dapat didefinisikan oleh volume para pejalan kaki yang berjalan di jalan, tingkat kecelakaan antar kendaraan dengan pejalan kaki dan dari pengaduan/permintaan masyarakat.




Para pejalan kaki berada dalam posisi yang lemah jika mereka bercampur dengan kendaraan, maka mereka dapat memperlambat arus lalu lintas. Oleh karena itu, tujuan utama dari manajemen lalu lintas adalah berusaha untuk memisahkan pejalan kaki dari arus kendaraan bermontor, tanpa menimbulkan gangguan-gangguan yang besar terhadap aksesbilitas dengan pembangunan trotoar.

Penempatan Trotoar
Fasilitas yang diperuntukan untuk pejalan kaki ditempatkan di:
  1. Daerah perkotaan yang jumlah penduduknya tinggi
  2. Jalan yang memiliki rute angkutan umum yang tetap
  3. Daerah yang miliki aktifitas berkelanjutan yang tinggi
  4. Lokasi yang memiliki kebutuhan/permintaan yang tinggi dengan periode yang pendek
  5. Lokasi yang memiliki permintaan yang tinggi untuk hari-hari tertentu
Pengunaan Ilegal Trotoar
Seringkali trotoar dimanfaatkan untuk tindakan ilegal misalkan seperti pengendara montor yang melintasi trotoar untuk melewati kemacetan.

Pengelompokan Jalan

Tranportasi darat ada bermacam-macam dari sepeda motor, mobil, bahkan sepeda, ada jalan yang dapat dilewati segala jenis kendaraan tranportasi darat ada juga yang hanya dapat dilewati kendaraan tertentu.

Pengelompokan Jalan
Jalan sesuai dengan peruntukkannya ada 2 yaitu terdiri dari jalan umum dan juga jalan khusus


Jalan umum dikelompokan menurut sistem, fungsi, status, dan kelas


Sistem jaringan jalan
Sistem jaringan jalan merupakan satu kesatuan jaringan jalan yang terdiri atas jaringan jalan primer dan sistem jarinnga jalan sekunder yang terjalin dalam hubungan hierarki. Sistem jaringan jalan disusun dengan mengacu pada rencana tata ruang wilayah dan dengan memperhatikan keterhubungan antar kawasan.


Sistem jaringan jalan primer
Disusun berdasarkan rencana tata ruang dan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk pengembangan semua wilayah ditingkat nasional, dengan menghubungkan semua simpul jasa distribusi yang berwujud pusat-pusat kegiatan sebagai berikut:

  • Menghubungkan antar pusat kegiatan nasional
  • Menghubungkan secara menerus segala pusat kegiatan nasional, pusat kegiatan wilayah, pusat kegiatan lokal sampai ke pusat kegiatan lingkungan 
Sistem jaringan jalan sekunder
Disusun berdasarkan rencana tata ruang wilayah kabupaten atau kota dan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk masyarakat di dalam kawasan perkotaan yang menghubungkan secara menerus kawasan yang mempunyai fungsi primer, fungsi sekunder ke satu, fungsi sekunder ke dua, fungsi sekunder ke tiga, dan seterusnya sampai ke persil.